menu melayang

Selasa, 27 Agustus 2024

Kerajinan Bahan Keras #2

B. Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Keras

 

Beberapa bahan keras yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan terbagi dalam dua jenis, yaitu:

 

1. Bahan keras Alam

-      Bahan keras alam adalah bahan untuk kerajinan dari sumber daya alam seperti hutan, bumi, dan perairan Indonesia.

-     Sifatnya: pejal, solid, kuat, padat, tidak mudah berubah bentuk.

-     Contoh: kayu, bambu, rotan, dsb.

-     Kerajinan bahan keras tahan lama, kuat, dan tahan bertahun-tahun.

-     Perawatan yang baik menjaga kualitasnya.

-     Dipilih untuk produk fungsional jangka panjang.

-     Nilai produk tergantung pada kualitasnya.

2. Bahan keras Buatan

-      Bahan keras buatan adalah bahan yang diolah dan dicampur dengan bahan khusus untuk menciptakan kekerasan, kekuatan, dan daya tahan.

-      Karya kerajinan bahan keras buatan sangat beragam dan tergantung pada jenis bahan yang digunakan.

-     Contoh bahan yang digunakan meliputi kaleng, kaca, dan sejenisnya.

-     Kaleng terbuat dari logam besi tipis yang dilapisi timah, memiliki sifat ringan namun                      tetap kuat.

-      Kaca berasal dari bahan seperti pasir silika dan oksida, memiliki sifat transparan yang memungkinkan cahaya untuk melewati namun rentan dan mudah pecah.

 

Ciri-ciri dari bahan keras,yaitu:

 

1.  Bahan Keras Alam

a.  Kayu

-      Terdiri dari berbagai jenis: mahoni, pinus, jati, hitam, nangka, kelapa, lame, albasia, sungkai, kamper, meranti, dsb.

-     Tiap jenis kayu punya ciri khas, umumnya serat kayu yang indah.

-     Lingkaran tahun terlihat.

-     Tahan lama, bisa diukir, dibentuk.

-     Ada yang ringan seperti lame dan albasia, ada yang berat seperti jati.

-     Beberapa bisa memuai akibat suhu, Tetapi tidak dengan kayu jati

b.  Bambu

-     Kuat namun rentan pelapukan akibat paparan air berkepanjangan.

-     Rongga bervariasi, 1 cm hingga 20 cm, cocok sebagai wadah dalam kerajinan.

-     Memiliki ruas batang yang unik.

-     Tekstur batang halus meskipun tanpa diamplas.

-     Bisa dipotong menjadi sayatan atau bentuk utuh.

c.   Rotan

-     Lebih kuat daripada bambu, terutama serat batangnya.

-     Rotan untuk kerajinan ada yang berongga (ukuran ½ cm hingga 1 cm) dan tidak. Bagian

dalam rotan tidak berongga.

-     Punya ruas batang, meskipun kurang jelas dibanding bambu.

-     Tekstur batang halus meskipun tanpa diamplas.

-     Bisa dipotong menjadi sayatan atau bentuk utuh.

-     Rotan bisa mencapai panjang 10 meter karena tumbuh melilit dan menjalar.

 

2.  Bahan Keras Buatan

Bahan keras buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari beberapa bahan dan bersifat keras.

1)  Kaca

-     Transparan dan bening.

-     Ketebalan bervariasi (1 mm - 2 cm) sesuai kebutuhan.

-     Permukaan licin dan berkilau. Jika lukisan memerlukan cat khusus agar bisa menempel

-     Dapat dilebur dan dibentuk saat panas.

2)  Logam

-     Beragam warna: perak, emas, merah/coklat, perak keabu-abuan.

-     Bentuk bervariasi, dari tebal dan berat hingga tipis dan ringan.

-     Rentan korosi, kadang dilapisi krom, emas murni, atau cat.

-     Perawatan perlu agar tidak pudar.


Blog Post

Related Post

Back to Top