Jenis
- Teori
Kebutuhan Maslow: Pangan sebagai kebutuhan dasar manusia.
- Pangan
kini menjadi gaya hidup, bukan hanya konsumsi biologis.
- Industri
kuliner berkembang pesat, ditandai dengan perubahan pola konsumsi dan
peningkatan usaha makanan.
Perkembangan Industri Kuliner
- Industri
kuliner di Indonesia, khususnya Jakarta, berkembang pesat, menyamai negara
maju.
- Kemajuan
terlihat dalam penampilan, variasi masakan, dan ruang bagi komunitas untuk
berkumpul.
Olahan Pangan Setengah Jadi
- Dibuat
dari serealia dan umbi melalui teknik pengeringan.
- Berbentuk
potongan pipih/tipis (kerupuk), butiran besar (jagung pipil, tepung
tiwul), dan butiran halus (tepung).
- Memiliki
nilai ekonomi tinggi karena umur simpan lebih lama dan mudah diolah.
Jenis Makanan Khas Indonesia
- Dibuat
dari olahan pangan setengah jadi serealia dan umbi.
- Bentuknya
pipih/tipis (kerupuk), butiran besar (nasi jagung), dan butiran halus
(kue, roti).
1.
Olahan Pangan Setengah Jadi
Pipih Tebal atau Tipis
Olahan pangan setengah jadi dengan bentuk pipih
tebal atau tipis merupakan produk yang diolah dari bahan baku serealia dan umbi
dengan cara dikeringkan.
Jenis-jenisnya:
Serealia:
- Kerupuk gendar: Terbuat dari tepung
beras ketan yang dicampur dengan air, garam, dan bumbu lainnya, kemudian
dibentuk pipih dan dikeringkan.
- Rengginang: Terbuat dari tepung
beras ketan yang dicampur dengan air, garam, dan bumbu lainnya, kemudian
dicetak dan dikeringkan.
- Emping jagung: Terbuat dari irisan
tipis jagung yang dikeringkan.
- Kerupuk bawang: Terbuat dari tepung
terigu yang dicampur dengan air, garam, bawang goreng, dan bumbu lainnya,
kemudian dibentuk pipih dan dikeringkan.
- Bihun: Terbuat dari tepung beras yang dicampur
dengan air dan dibentuk menjadi mie tipis, kemudian dikeringkan.
- Mie: Terbuat dari tepung terigu yang dicampur
dengan air, telur, dan garam, kemudian dibentuk menjadi mie panjang dan
dikeringkan.
Umbi:
- Kerupuk tette: Terbuat dari irisan
tipis singkong yang dikeringkan.
- Keripik singkong:
Terbuat dari irisan tipis singkong yang digoreng.
- Sawut/gaplek ubi jalar:
Terbuat dari ubi jalar yang dijemur hingga kering.
- Gaplek ubi kayu:
Terbuat dari ubi kayu yang dijemur hingga kering.
- Kentang beku: Terbuat dari kentang
yang dipotong dan dibekukan.
Pengolahan:
Olahan pangan setengah jadi pipih tebal atau tipis
diolah dengan cara dikeringkan.
Tujuan:
- Memperpanjang
umur simpan.
- Mempermudah
transportasi dan penyimpanan.
- Mempermudah
pengolahan.
Manfaat:
- Memiliki
nilai ekonomi yang lebih tinggi karena umur simpan yang lebih lama.
- Mudah
diolah dan dapat digunakan untuk berbagai macam masakan.
- Menjadi
bahan baku industri makanan dan rumah tangga.
2.
Olahan Pangan Setengah Jadi
Butiran Besar
Olahan pangan setengah jadi butiran besar merupakan
produk yang diolah dari bahan baku serealia, umbi-umbian, dan kacang-kacangan
dengan cara dikeringkan.
Jenis-jenisnya:
Serealia:
- Beras/beras instan:
Terbuat dari beras yang telah dikukus dan dikeringkan.
- Beras jagung: Terbuat dari jagung
yang telah dikeringkan dan digiling.
- Jagung pipil kering:
Terbuat dari biji jagung yang dipisahkan dari bonggolnya dan dikeringkan.
- Jagung pipil beku: Terbuat
dari biji jagung yang dipisahkan dari bonggolnya, kemudian dibekukan.
- Aneka butiran oat:
Terbuat dari oat yang telah dikeringkan dan digiling.
- Aneka pasta: Terbuat dari tepung
terigu, air, dan garam, dibentuk menjadi berbagai macam bentuk.
- Beras/biji sorgum:
Terbuat dari biji sorgum yang telah dikeringkan dan digiling.
Umbi-umbian:
- Tiwul instan: Terbuat dari singkong
yang dikeringkan dan digiling.
- Beras singkong: Terbuat dari singkong
yang dikeringkan dan digiling halus.
Kacang-kacangan:
- Kacang hijau: Terbuat dari kacang
hijau yang telah dikeringkan.
- Kacang tanah: Terbuat dari kacang
tanah yang telah dikeringkan.
- Kacang kedelai: Terbuat dari kacang
kedelai yang telah dikeringkan.
Pengolahan:
Olahan pangan setengah jadi butiran besar diolah
dengan cara dikeringkan.
Tujuan:
- Memperpanjang
umur simpan.
- Mempermudah
transportasi dan penyimpanan.
- Mempermudah
pengolahan.
3.
Olahan Pangan Setengah Jadi
Butiran Halus
Olahan pangan setengah jadi butiran halus merupakan
produk yang diolah dari bahan baku serealia, umbi-umbian, dan kacang-kacangan
dengan cara digiling hingga halus.
Jenis-jenisnya:
Serealia:
- Tepung beras: Terbuat dari beras
yang telah digiling halus.
- Tepung jagung/maizena: Terbuat
dari jagung yang telah digiling halus.
- Tepung terigu: Terbuat dari gandum
yang telah digiling halus.
- Tepung sorgum: Terbuat dari biji
sorgum yang telah digiling halus.
Umbi-umbian:
- Tepung ubi jalar:
Terbuat dari ubi jalar yang telah dikukus dan dikeringkan, kemudian
digiling halus.
- Tepung tapioka: Terbuat dari singkong
yang telah dijemur dan dikeringkan, kemudian digiling halus.
- Tepung talas: Terbuat dari talas
yang telah dikukus dan dikeringkan, kemudian digiling halus.
- Tepung kentang: Terbuat dari kentang
yang telah dikukus dan dikeringkan, kemudian digiling halus.
Kacang-kacangan:
- Tepung kacang hijau:
Terbuat dari kacang hijau yang telah digiling halus.
- Tepung kacang tanah:
Terbuat dari kacang tanah yang telah digiling halus.
- Tepung kacang kedelai:
Terbuat dari kacang kedelai yang telah digiling halus.
Pengolahan:
Olahan pangan setengah jadi butiran halus diolah
dengan cara digiling hingga halus.
Tujuan:
- Mempermudah
pengolahan.
- Memperpanjang
umur simpan.
- Meningkatkan
nilai gizi.
Manfaat:
- Memiliki
nilai ekonomi yang lebih tinggi karena umur simpan yang lebih lama.
- Mudah
diolah dan dapat digunakan untuk berbagai macam masakan.
- Menjadi
bahan baku industri makanan dan rumah tangga.